BIN.COM JAKARTA – Anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Haerul Saleh, dipastikan meninggal dunia akibat insiden kebakaran yang melanda rumahnya di kawasan Jagakarsa. Polisi memastikan tidak ditemukan unsur lain di balik kematian korban selain peristiwa kebakaran tersebut.
Kasie Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Joko Adi Wibowo, mengatakan hasil penyelidikan awal menunjukkan korban meninggal murni akibat kebakaran yang terjadi di kediamannya.
“Bahwa benar penyebab korban meninggal dunia karena kebakaran dan bukan karena sebab lain,” ujar Joko Adi Wibowo, Senin (11/5/2026).
Menurut keterangan polisi, saat kejadian Haerul Saleh berada di lantai empat rumah bersama tiga orang karyawannya. Mereka tengah melakukan aktivitas bersih-bersih sekaligus renovasi di area rumah tersebut.
“Mereka sedang beraktivitas bareng-bareng. Jadi lagi bersih-bersih, renovasi, dan berkegiatan bersama bapak itu,” jelas Joko.
Polisi juga mengamankan sejumlah barang dari lokasi kejadian yang diduga menjadi pemicu munculnya api. Salah satu barang yang diamankan berupa cairan yang kini masih diperiksa oleh tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor).
“Saat ini barang temuan dibawa Puslabfor untuk dilakukan pemeriksaan dan kita masih menunggu hasilnya,” tambahnya.
Sebelumnya, kebakaran terjadi di rumah milik Haerul Saleh di Jalan TB Simatupang Nomor 3 RT 3 RW 2, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Jumat (8/5/2026) pagi.
Kapolsek Jagakarsa, Nurma Dewi, membenarkan korban meninggal dunia dalam peristiwa tersebut merupakan Haerul Saleh.
“Iya benar Haerul Saleh (Anggota BPK),” kata Nurma Dewi kepada wartawan.
Sementara itu, Kasudin Gulkarmat Jakarta Selatan, Asril Rizal, menyebut petugas mengerahkan empat unit mobil pemadam kebakaran dan 16 personel ke lokasi kejadian.
Api disebut sempat membakar rumah tinggal tiga lantai sebelum akhirnya berhasil dipadamkan petugas.
“Obyek yang terbakar rumah tinggal tiga lantai, sudah padam,” ujar Asril Rizal.
Dugaan awal penyebab kebakaran berasal dari thinner sisa renovasi rumah yang berada di dalam bangunan. Kebakaran pertama kali diketahui setelah warga melihat asap hitam pekat mengepul dari lantai atas rumah korban.
Jenazah Haerul Saleh kemudian dievakuasi menggunakan ambulans menuju RSUD Pasar Minggu untuk penanganan lebih lanjut.











